Showing posts with label Covid-19. Show all posts
Showing posts with label Covid-19. Show all posts

Saturday, August 14, 2021

Fighting COVID-19 through Proning

 Pronig Position for COVID patients


https://www.youtube.com/watch?v=4Y_Hy8dQFfU


https://www.youtube.com/watch?v=nTTunLko_D0






Monday, October 19, 2020

COVID-19 Test

 https://says.com/my/news/list-of-places-to-get-tested-for-covid-19-in-malaysia


The gold standard diagnostic test for COVID-19: the Polymerase Chain Reaction (PCR) test that requires nasal or throat swab samples.

It is not to be mistaken with the Rapid Antigen Test (RTK) - which requires a blood sample - that the MOH has permitted only for low-risk people looking to get voluntarily tested in private hospitals.





Friday, April 10, 2020

COVID-19 Outbreak Pandemic


Global pandemic WHO declared
Lockdown two months China enforced
Movement Control Malaysians stay at home
COVID-19 outbreak spreads like wild fire

Golden year of the Rat this Chinese Lunar Year
Prolonged Rioting in Hong Kong
Great forest fire in Australia
COVID-19 outbreak cannot be compared

Stock market crash business halt
Fuel cheaper than mineral water
Cant even buy Hand Sanitise or face masks
COVID-19 outbreak money value upside down

Schools Universities are closed
Shops business are closed
Only essential services are open
COVID-19 outbreak makes the world stop

Patients tremble with positive result
Medical frontliners struggles to serve
Every health worker risk their lives
COVID-19 outbreak many heroes arise

Stay at home be a warrior
Do our parts to flatten the curve
The people the real frontliners
COVID-19 outbreak can be stopped

While at home we think harmony
Husbands learn to shop for family
Yummy food like never before
COVID-19 outbreak we stay at home

Children have classes online
E-learning is for everyone
When its urgent we go Zoom
COVID-19 outbreak build digital competency

We look to God for salvation
Protection for entire mankind
Humble reminder we mere mortals
COVID-19 outbreak we plead to God

Air and water polution no more
As factories stop working
The Green Nature recovering fast
COVID-19 outbreak heals the earth

COVID-19 not a curse of God
COVID-19 not works of devil
But due to human's sins and ignorance
COVID-19 shatters our pride

~10 April 2020

Tuesday, April 7, 2020

What to do when you catch the COVID-19 Bug?


Finally, some sensible advice.  From a GP Nurse in the UK.

To Avoid Covid-19
What I have seen a lot of are recommendations for how to try to avoid getting coronavirus in the first place ,
• good hand washing
• personal hygiene
• social distancing
-- but what I have NOT seen a lot of is advice for what happens if you actually get it, which many of us will.
So as your friendly neighborhood Nurse let me make some suggestions:

If you get Covid-19
You basically just want to prepare as though you know you’re going to get a nasty respiratory bug, like bronchitis or pneumonia. You just have the foresight to know it might come your way!

Things you should actually buy ahead of time (not sure what the obsession with toilet paper is?):

• Kleenex,

• Paracetamol,

• whatever your generic, mucus thinning cough medicine of choice is (check the label and make sure you're not doubling up on Paracetamol)

• Honey and lemon can work just as well!

• Vicks vaporub for your chest is also a great suggestion.

• a humidifier would be a good thing to buy and use in your room when you go to bed overnight. (You can also just turn the shower on hot and sit in the bathroom breathing in the steam).

• If you have a history of asthma and you have a prescription inhaler, make sure the one you have isn’t expired and refill it/get a new one if necessary.

• Meals This is also a good time to meal prep: make a big batch of your favorite soup to freeze and have on hand.

• Hydrate (drink!) hydrate, hydrate! Stock up on whatever  your favorite clear fluids are to drink - though tap water is fine you may appreciate some variety!

• For symptom management and a fever over 38°c, take Paracetamol rather than Ibuprofen.

• Rest lots. You should not be leaving your house!  Even if you are feeling better you may will still be infectious for fourteen days and older people and those with existing health conditions should be avoided!

• Wear gloves and a mask to avoid contaminating others in your house

• Isolate in your bedroom if not living alone, ask friends and family to leave supplies outside to avoid contact.

• Sanitize your bed linen and clothes frequently by washing and clean your bathroom with recommended sanitizers.

You DO NOT NEED TO GO TO THE HOSPITAL unless you are having trouble breathing or your fever is very high (over 39°C) and unmanaged with meds.
90% of healthy adult cases thus far have been managed at home with basic rest/hydration/over-the-counter meds.

If you are worried or in distress or feel your symptoms are getting worse

Preexisting risks If you have a pre-existing lung condition (COPD, emphysema, lung cancer) or are on immunosuppressants, now is a great time to talk to your Doctor or specialist about what they would like you to do if you get sick.

Children- One major relief to you parents is that kids do VERY well with coronavirus— they usually bounce back in a few days (but they will still be infectious), Just use pediatric dosing .

Be calm and prepare rationally and everything will be fine.

 This is to inform us all that the pH for corona virus varies from 5.5 to 8.5.

All we need to do, to beat corona virus, we need to take more of an alkaline foods that are above the above pH level of the Virus.

Some of which are:
 Lemon - 9.9pH
 Lime - 8.2pH
 Avocado - 15.6pH
 Garlic - 13.2pH
 Mango - 8.7pH
 Tangerine - 8.5pH
 Pineapple - 12.7pH
 Dandelion - 22.7pH
 Orange - 9.2pH

How do you know you have coronavirus?
1. Itching in the throat,
2. Dry throat,
3. Dry cough.
4.   High temperature
5.   Shortness of breath

So where you notice these things quickly take warm  water with lemon  and drink. 

Do not keep this information to yourself only. Pass it to all your family and friends. God bless you.

Friday, March 20, 2020

6 Fasa Covid-19 Yang Rakyat Italy Dah Lalu - Malaysia Di Fasa 3 Sekarang


6 Fasa Covid-19 Yang Rakyat Italy Dah Lalui. Malaysia Di Fasa 3 Sekarang

Baca sampai habis sebab anda akan faham apa yang rakyat Itali telah lalui dan apa yang rakyat Malaysia bakal lalui jika situasi tidak berubah.

Itali adalah contoh terdekat yang kita boleh ambil sebagai panduan untuk persediaan menghadapi Covid-19. Apa yang mereka telah lalu, sedang kita lalu dan bakal kita lalui.

Sejujurnya, hingga kini Italy masih belum berjaya mengawal Virus ini. Dalam tempoh 24 jam, mereka mencatatkan 3500 kes Covid-19 yang baru. Jumlah semasa di negara mereka 31,506 kes.

Dari segi progress, kita hanya 2 minggu di belakang mereka.

Seikhlas hati saya nak cakap, masih ramai rakyat Malaysia yang ambil mudah, tak kisah, tak takut dengan gejala Covid-19 ini.

Hari ini, hari pertama Kawalan Pergerakan yang diarahkan oleh kerajaan, masih ada kedai makan yang buka pagi ini dan orang makan di dalamnya secara berkumpulan.

Hari ini, di KL kebanyakkan taman taman dah di tutup oleh pihak DBKL.  Tapi, uncle uncle dan auntie auntie di KL berpusu pusu ke Bukit Kiara untuk ‘bersenam’ dan aerobic di sana.

Di banyak tempat, banyak geng muda hari ni yang ‘berbasikal’ untuk pusing pusing. Exercise katanya.

Hari ini juga, ramai orang muda dari Kuala Lumpur yang merupakan bandar yang mencatatkan bilangan pesakit tertinggi di Malaysia telah sampai di kampung halaman masing masing. Mereka menggunakan kesempatan cuti sekolah dan cuti tempat kerja untuk ‘bercuti’ di kampung dengan ibu bapa tersayang.

Walaupun hakikatnya, kerajaan sudah memerintahkan Kawalan Pergerakan. Saya rasa RAKYAT MALAYSIA TAK SEDAR DAN TAK FAHAM apa yang dimaksudkan.

Kita hanya akan sedar betapa serius masalah ini bila kita baca artikel ini atau bila kita melalui sendiri.

Di Italy, seorang rakyat Italy telah berkongsi situasi yang dilalui oleh mereka menghadapi Covid-19. Jaso Yonowitz telah menulis 6 Fasa Covid-19 Yang Dilalui Rakyat Italy.

Penulisan beliau di Twitter mendapat jumlah Re-tweet yang sangat tinggi.

Saya tulis balik 6 Fasa yang dilalui oleh mereka dan sesuaikan dengan situasi di Malaysia yang sedang kita lalui.

Fasa 1

1. Ramai orang mula tahu dan dengar mengenai penyakit berjangkit Covid-19 di Wuhan China. Tapi sebab ia berlaku di luar negara, ramai tak ambil port sebab merasakan ia tidak penting.

2. Tiba tiba, ‘kes pertama Covid-19’ sampai ke negara. Ini adalah permulaan kepada sebuah penderitaan yang berpanjangan.

3. Di Malaysia kes pertama dikesan pada 25 Januari 2020.

4. Pada waktu ini, pihak berkuasa mengatakan keadaan masih terkawal dan rakyat diminta untuk tidak panik.

5. Di luar negara, terutama di China, jumlah peningkatan tersangat banyak dan mengejutkan. Ia seperti tidak dapat dikawal.

6.Tapi di negara kita, bilangan kes semakin bertambah. Kebanyakkan kes datang dari luar negara iaitu China.

7.Atas sebab ekonomi, pihak kerajaan pada waktu itu masih tidak mahu menutup pelancong yang datang dari China.

8.Ia situasi yang sama dihadapi oleh Italy pada peringkat awal. Kita dah lalui fasa ini.

Fasa 2

1. Jumlah pesakit semakin meningkat. Makin ramai pelancong yang datang ke negara telah pun mendapat jangkitan Covid-19 dari negara asal. Cuma kesan dirasai ketika melancong.

2. Ada juga rakyat Malaysia yang ke luar negara dan terkena jangkitan di luar negara membawa balik virus itu ke Malaysia tanpa sedar.

3. Pada stage ini, ada Menteri yang bijak mengatakan _"Covid-19 tidak memberi kesan ekonomi terhadap Malaysia”."

4. Disebabkan Covid-19 penyakit berjangkit, pihak kerajaan mula menjejaki mereka yang pernah ada ‘contact’ dengan pesakit yang sudah disahkan. Mereka yang ada ‘contact’ diminta untuk membuat pemeriksaan.

5. Dalam masa yang sangat cepat, penyakit mula berjangkit kepada rakyat tempatan.

6. Waktu ini, pihak berkuasa mula mengarahkan Self Quarantine terhadap mereka yang close contact dengan pesakit.

7. Syarikat yang staf mereka didapati positif mula ‘menutup’ bangunan dan meminta staf bekerja dari rumah untuk kerja kerja pembersihan.

8. Makin ramai pelancong dari China yang datang ke negara disahkan positif. Kerajaan terpaksa buat keputusan untuk ‘tidak menerima kapal terbang dari Wuhan dan bandar yang terjejas teruk dengan Covid-19 dari China.” Atas dasar ekonomi, pelancong dari tempat lain di China masih boleh datang ke Malaysia.

9. Waktu ini, peringatan demi peringatan diberikan kepada rakyat Malaysia.

10. Tapi, hidup berjalan seperti biasa. Meeting berjalan seperti biasa. Kedai semua di buka seperti biasa. Kerja seperti biasa.

11. Namun, bilangan pesakit semakin bertambah.

12. Fasa ini lebih kurang sama yang dilakukan oleh kerajaan Itali dan kerajaan Malaysia. Fasa ini juga telah kita lalui.

Fasa 3

1. Tiba tiba jumlah peningkatan pesakit meningkat mendadak. Kes sudah berjangkit dikalangan penduduk tempatan. Malaysia sekarang berada di Fasa Ketiga ini.

2. Hospital semakin dipenuhi dengan pesakit dan juga mereka yang dikuarantin. Pemeriksaan Covid-19 terpaksa di lakukan ke atas ribuan suspek.

3. Pihak pegawai kesihatan mula keletihan kerana terpaksa bekerja lebih masa dan merawat pesakit dengan pakaian keselamatan yang kurang selesa.

4. Negara mula mencatatkan kematian atas kes terdahulu.

5. Di Italy, Covid 19 hanya serius di 1/4 dari keseluruhan bandar bandar utama sahaja. Untuk itu, pada peringkat awal kerajaan menyisytiharkan penutupan sekolah, komuniti dan tempat kerja di 4 bandar utama ini.

6. Waktu ini, restoran, kerja kerja penting masih dibuka seperti biasa.

7. Sewaktu pengisytiharan KAWALAN PERGERAKAN di bandar bandar ini, hampir 10,000 rakyat Italy di Kawasan yang dijangkiti penyakit ini telah ‘pulang’ ke kampung halaman untuk bertemu dengan keluarga mereka di bandar bandar yang kurang dijangkiti penyakit.

8. Ini kesilapan besar yang dilakukan oleh rakyat Itali. Mereka telah keluar dari tempat wabak dan menjadi punca untuk tersebar penyakit di tempat lain.

9. Arahan pihak kerajaan untuk kekal di rumah masing masing diabaikan. Sebaliknya mereka ‘balik’ kampung dan ‘lari’ dari tempat wabak.

10. Ketika ini, di media social, di televisyen, di whatsapp, ramai orang berkongsi mengenai Covid-19 ini. Semua orang baca, tapi tak ramai yang ambil serius.

11. Situasi di Italy, sama seperti yang berlaku di Malaysia. Kerajaan melalui MKN memutuskan untuk Kawalan Pergerakan bermula 18 March – 31 March 2020. Tempoh kawalan selama 14 hari. Matlamat kerajaan adalah untuk memastikan orang ramai kekal di dalam rumah dan mengurangkan aktitivi berkumpul dan berjumpa dengan orang lain. Semua masjd dan surau serta rumah ibadah ditutup sepanjang tempoh ini.

12. Namun, apa yang berlaku malam tadi amat menyakitkan. Kita mengulangi kesilapan yang dilakukan oleh Itali. Kesilapan terbesar mereka kita lakukan.

13. Malam tadi, ramai penduduk di Kuala Lumpur pulang ke kampung halaman masing masing untuk ‘bercuti’ dengan keluarga di kampung. Anda boleh tengok, di lebuh raya menuju ke Kelantan di Gombak, plaza tol sesak teruk. Di TBS para pelajar berpusu pusu balik ke kampung setelah mendapat arahan dari pihak atasan untuk mengosongkan asrama. Di KL Sentral keretapi ke semua arah penuh. Di lebuh raya utara selatan malam tadi jammm. Belum dikira di balai polis malam tadi penuh disebabkan rakyat nak mohon untuk travel keluar daerah.

14. Tanpa kita sedar, mereka yang tinggal di Kuala Lumpur yang mempunyai rekod pesakit yang tinggi di sana telah balik ke kampung halaman masing masing di seluruh negara.

15. Bayangkan, betapa tinggi risiko sedang dihadapi oleh ibu bapa dan sedara mara di kampung yang masih sihat.

16. Malaysia sekarang berada di fasa ini. Lebih kurang 2 minggu lepas, Itali berada di fasa ini.

Fasa 4

1. Di Itali, pada fasa ini. Peningkatan kes baru meningkat ribuan kes setiap hari. Keadaan semakin tidak terkawal.

2. Semua sekolah dan university di seluruh Itali diperintah tutup.

3. Di hospital, bilangan doctor dan nurse tidak mencukupi. Mereka terpaksa memanggil doctor doctor yang telah pencen untuk membantu. Tidak kurang, mereka memanggil pelajar jurusan perubatan dan nursing di tahun akhir untuk membantu di lapangan.

4. Mereka bekerja tanpa mengira shift. Ada yang bekerja lebih dari 24 jam kerana kekurangan kaki tangan dan bilangan pesakit yang bertambah.

5. Ada diantara mereka yang memakai pampers di dalam pakaian mereka. Mereka tiada masa untuk ke tandas sebab setiap kali dibuka pakaian keselamatan itu, merekta terdedah dengan virus ke badan mereka.

6. Itali sudah sampai ke fasa ini.

Fasa 5

1. Ingat 10,000 rakyat Itali yang ‘melarikan’ diri ke kampung halaman masing masing untuk bercuti dengan keluarga. Nak jumpa ibu bapa mereka.

2. Kesan mula terasa. Seperti ada satu gelombang yang besar. Selepas 10 hari mereka sampai di kampung halaman, virus Covid 19 tersebar secara meluas di seluruh Italy. Ibu bapa mereka mula dijangkiti virus ini. Contact contact yang mereka buat di kampung juga turut terlibat. Rakan rakan yang mereka jumpa di kampung mula sakit.

3. Kes meningkat lagi sekali secara mendadak.

4. Sudah ada doctor dan nurse yang terjangkit dengan virus ini.

5. Hospital sudah penuh. Mereka terpaksa merawat pesakit di Gudang, di stor, di khemah.

6. Bilangan pesakit yang kronik terutama dari kalangan warga emas mula mengalami masalah pneumonia. Mereka perlukan bantuan pernafasan. Tapi bilangan tangki oksigen tidak mencukupi. Doktor terpaksa memilih, siapa yang perlu diselamatkan dan siapa yang akan mati. Keutamaan diberi kepada mereka yang mempunyai peluang rawatan yang tinggi untuk baik. Mereka yang sakit teruk, terpaksa dibiarkan mati.

7. Para doctor dan nurse yang keletihan mula buat video memohon rakyat untuk betul betul lockdown di rumah.

8. Di Malaysia, jikalau yang balik kampung malam tadi mula menjadi penyebar Covid-19, kesan akan mula dirasai pada 1 April nanti.

9. Pada fasa ini, masalah di Itali masih belum selesai.

Fasa 6

1. Peningkatan kes baru di seluruh negara meningkat mendadak. 3 hari terakhir, jumlah kes baru melebihi 3000 kes setiap hari.

2. Akhirnya,  12 March lepas, 6 hari lalu kerajaan Italy mengarahkan TOTAL LOCKDOWN DI SELURUH NEGARA.

3. Mana mana individu yang keluar rumah perlu ada Certificate untuk keluar dengan tujuan yang strict.

4. Siapa yang didapati salah, keluar dari rumah tanpa alasan yang kukuh di denda 206 EURO.

5. Hanya dibenarkan keluar untuk beli makanan atau ke ke hospital sahaja.

6. Selepas perintah berkurang ni dimulakan 6 hari yang lalu, kini baru Total Isolation Berjaya dilakukan di seluruh Italy. Mereka yang sakit tidak akan menyebarkan penyakit ke luar. Tapi, kesan penurunan hanya akan dapat di lihat selepa 14 hari.

7. Sebab itu, sekarang new cas setiap hari adalah 3000. Ia kesan daripada SIKAP RAKYAT ITALI terdahulu yang tak serious mengikuti peraturan yang kerajaan sediakan.

8. Jika di lihat di China, new case setiap hari dah turun secara mendadak. Ini disebabkan kerajaan China sudah mengeluarkan perintah LOCKDOWN secara tegas

Belajarlah dari kesilapan rakyat Itali.

Buat rakyat Malaysia yang sudah pun pulang ke kampung halaman, jangan seronok sangat. Jangan ingat anda bebas dari Covid-19.

Semoga kita bukan penyebab kematian ibu bapa kita sebagai penyebar Covid-19 kepada mereka.

Jika dah balik ke kampung, elak lah bertemu dengan rakan rakan, jiran jiran. Lock down lah di rumah masing masing.

Jaga anak anak, elakkan anak anak dari berjalan merata rata.

Berdoalah sama sama, solat hajat, solat taubat, minta Allah mudahkan urusan kita.

Satu jer saya nak pesan, "Elak terkena jangkita Corona Virus ni sekarang. Sebab kalau kita kena sekarang, lagi 14 hari baru nak rasa kesannya. Waktu tu, Hospital dah penuh. Tak ada tempat dah untuk kita. So, berhati hatilah...."

Mohon SHARE. Biar Ramai Orang Faham Apa Yang Bakal Terjadi Kalau Kita Tidak Berubah

Monday, March 16, 2020




讚美之泉《天堂敬拜 LIVE》第一季 - EP23 官方HD : 自由地歌唱/ 感謝天父/ 謝謝祢/ 恩典之路/ 新耶路撒冷



我們呼求 We Cry Out - 讚美之泉敬拜讚美專輯(12) 永遠尊貴





誰能使我與神的愛隔絕-小羊詩歌(活祭)

Covid-19 Pandemic


View image on Twitter

On 11 March 2020, WHO made a declaration on Covid-19 Virus - that it is a pandemic

We have therefore made the assessment that COVID-19 can be characterized as a pandemic. 



https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-general-s-opening-remarks-at-the-media-briefing-on-covid-19---11-march-2020

WHO Director-General's opening remarks at the media briefing on COVID-19 - 11 March 2020

11 March 2020

Good afternoon.
In the past two weeks, the number of cases of COVID-19 outside China has increased 13-fold, and the number of affected countries has tripled.  
There are now more than 118,000 cases in 114 countries, and 4,291 people have lost their lives. 
Thousands more are fighting for their lives in hospitals.
In the days and weeks ahead, we expect to see the number of cases, the number of deaths, and the number of affected countries climb even higher.
WHO has been assessing this outbreak around the clock and we are deeply concerned both by the alarming levels of spread and severity, and by the alarming levels of inaction.
We have therefore made the assessment that COVID-19 can be characterized as a pandemic. 
Pandemic is not a word to use lightly or carelessly. It is a word that, if misused, can cause unreasonable fear, or unjustified acceptance that the fight is over, leading to unnecessary suffering and death.
Describing the situation as a pandemic does not change WHO’s assessment of the threat posed by this virus. It doesn’t change what WHO is doing, and it doesn’t change what countries should do.
We have never before seen a pandemic sparked by a coronavirus. This is the first pandemic caused by a coronavirus.
And we have never before seen a pandemic that can be controlled, at the same time.  
WHO has been in full response mode since we were notified of the first cases.  
And we have called every day for countries to take urgent and aggressive action.
We have rung the alarm bell loud and clear. 
===
As I said on Monday, just looking at the number of cases and the number of countries affected does not tell the full story.
Of the 118,000 cases reported globally in 114 countries, more than 90 percent of cases are in just four countries, and two of those – China and the Republic of Korea - have significantly declining epidemics. 
81 countries have not reported any cases, and 57 countries have reported 10 cases or less.
We cannot say this loudly enough, or clearly enough, or often enough: all countries can still change the course of this pandemic.
If countries detect, test, treat, isolate, trace, and mobilize their people in the response, those with a handful of cases can prevent those cases becoming clusters, and those clusters becoming community transmission.
Even those countries with community transmission or large clusters can turn the tide on this virus. 
Several countries have demonstrated that this virus can be suppressed and controlled. 
The challenge for many countries who are now dealing with large clusters or community transmission is not whether they can do the same – it’s whether they will.  
Some countries are struggling with a lack of capacity. 
Some countries are struggling with a lack of resources. 
Some countries are struggling with a lack of resolve.
We are grateful for the measures being taken in Iran, Italy and the Republic of Korea to slow the virus and control their epidemics.
We know that these measures are taking a heavy toll on societies and economies, just as they did in China.
All countries must strike a fine balance between protecting health, minimizing economic and social disruption, and respecting human rights.
WHO’s mandate is public health. But we’re working with many partners across all sectors to mitigate the social and economic consequences of this pandemic.
This is not just a public health crisis, it is a crisis that will touch every sector – so every sector and every individual must be involved in the fight. 
I have said from the beginning that countries must take a whole-of-government, whole-of-society approach, built around a comprehensive strategy to prevent infections, save lives and minimize impact.
Let me summarize it in four key areas. 
First, prepare and be ready.
Second, detect, protect and treat.
Third, reduce transmission.
Fourth, innovate and learn. 
I remind all countries that we are calling on you to activate and scale up your emergency response mechanisms;
Communicate with your people about the risks and how they can protect themselves – this is everybody’s business; 
Find, isolate, test and treat every case and trace every contact;
Ready your hospitals;
Protect and train your health workers. 
And let’s all look out for each other, because we need each other.
===
There’s been so much attention on one word.
Let me give you some other words that matter much more, and that are much more actionable.
Prevention. 
Preparedness. 
Public health.
Political leadership. 
And most of all, people.
We’re in this together, to do the right things with calm and protect the citizens of the world. It’s doable.
I thank you.

Featured Post

Amazing Facts about who are the sons of Noah

I love this video clips. It makes a lot of sense to me.